Cara Penggunaan Aromaterapi dalam Persalinan

Inhalasi merupakan salah satu cara yang diperkenalkan dalam penggunaan metode aromaterapi yang paling sederhana dan cepat. Inhalasi juga merupakan metode yang paling tua. Aromaterapi masuk dari luar tubuh ke dalam tubuh dengan satu tahap yang mudah, yaitu lewat paru – paru di alirkan ke pembuluh darah melalui alveoli. Inhalasi sama dengan metode penciuman bau, di mana dapat dengan mudah merangsang olfactory pada setiap kali bernafas dan tidak akan mengganggu pernafasan normal apabila mencium bau yang berbeda dari minyak essensial.

Aroma bau wangi yang tercium akan memberikan efek terhadap fisik dan psikologis konsumen. Cara ini biasanya terbagi menjadi inhalasi langsung dan inhalasi tidak langsung. Inhalasi langsung diperlakukan secara invidual, sedangkan inhalasi tidak langsung dilakukan secara bersama – sama dalam satu ruangan.
Menurt Walls (2009) aromaterapi inhalasi dapat dilakukan dengan menggunakan elektrik, baterai, atau lilin diffuser, atau meletakkan aromaterapi dalam jumlah yang sedikit pada selembar kain atau kapas. Hal ini berguna untuk minyak esensial relaksasi dan penenang.
Pijat Pijat merupakan tehnik yang paling umum. Melalui pemijatan, daya penyembuhan yang terkandung dalam minyak essensial bisa menembus melalui kulit dan dibawa ke dalam tubuh, kemudian akan mempengaruhi jaringan internal dan organ – organ tubuh. Minyak essesnsial berbahaya jika dipergunakan langsung ke kulit, maka dalam penggunaanya harus dilarutkan dulu dengan minyak dasar seperti minyak zaitun, minyak kedelai, dan minyak tertentu lainnya. Minyak lavender, ialah salah satu minyak yang terkenal sebagai minyak pijat yang dapat memberikan relaksasi.
Terapi aroma yang digunakan dengan cara pijat ini merupakan cara yang sangat digemari untuk menghilangkan rasa lelah pada tubuh, memperbaiki sirkulasi darah dan merangsang tubuh untuk mengeluarkan racun, serta meningkatkan kesehatan pikiran. Dalam penggunaannya dibutuhkan dua tetes minyak essensial yang ditambahkan dengan 1 ml minyak pijat. - Kompress Penggunaan melalui proses kompress membutuhkan sedikit minyak aromaterapi. Kompress hangat dengan minyak aromaterapi dapat digunakan untuk menurunkan nyeri punggung dan nyeri perut. Kompress dingin yang mengandung minyak lavender digunakan pada bagian perineum saat persalinan.

Berendam Cara ini menggunakan aromaterapi dengan cara menambahkan tetesan minyak essensial ke dalam air hangat yang digunakan untuk berendam. Dengan cara ini efek minyak essensial akan membuat perasaan (secara psikologis dan fisik) menjadi lebihrileks, serta dapat menghilangkan nyeri dan pegal, memberikan efek kesehatan (Rafika, 2013)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Cara Penggunaan Aromaterapi dalam Persalinan"

Post a Comment

Perawat adalah simbol sebagai saksi terjadinya kehidupan baru

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel