Macam-macam Teknik Pengembangan Memotivasi

Pendekatan kekerasan dilakukan dengan memanfaatkan wewenang (pemimpin) yang dimiliki dengan teknik  memaksa dan ancaman, perintah apa yang harus dilakukan, tidak pernah bosan mengingatkan aturan, dan sesedikit mungkin memberikan kebebasan pada Peserta, Seringkali teknik ini berhasil, khususnya bila situasi yang dihadapi ambigus atau tidak jelas, atau sistem organisasi belum berjalan stabil.

Hanya saja, cara ini memiliki kelemahan yang perlu diperhatikan. Cara kekerasan dalam memotivasi sering  tidak merangsang orang untuk bekerja lebih baik, melainkan bekerja sekedar menghindari hukuman. Atau, bila berlebihan dapat menimbulkan sikap perlawanan, sabotase dan merusak, atau Peserta membentuk klik (komplotan) untuk melindungi diri, maupun terjadinya frustrasi dikalangan Peserta.

"Baca Juga: MEMBEDAH TEORI MOTIVASI DARI ABRAHAM MASLOW; THE HIREARKI OF NEEDS"

Pendekatan sikap baik, dapat dilakukan dengan mangambil sikap kebapakan atau menciptakan iklim kerja yang kondusif.  Sikap kebapakan sering berhasil terutama bila ingin menimbulkan semangat dan loyalitas dari Peserta.

Sedangkan menciptakan iklim kerja kondusif dapat dilakukan dengan cara memberikan kondisi kerja relatif bebas dan pengawasan yang bersahabat.  Teknik ini biasanya dapat membuat Peserta memiliki kepuasan dan dapat meningkatkan semangat kerja.


Pendekatan transaksi, melalui kesepakatan antara atasan dan Peserta  terhadap hasil kerja yang harus dicapai dengan imbalan yang diberikan oleh atasan.
Pendekatan kompetisi, dengan cara menciptakan persaingan antar anggota/Peserta untuk melaksanakan pekerjaan sebaik mungkin dengan imbalan kenaikan gaji atau promosi kepada mereka yang bekerja sangat baik.  Kelemahannya, tidak semua orang mempunyai ambisi untuk menang; persaingan berlebihan dapat merusak organisasi; banyak jenis pekerjaan tertentu sulit mengukur siapa paling berhasil; persaingan sering dianggap sebagai penekanan; bila berlebihan  dapat menimbulkan frustasi.

Pendekatan Internalisasi,  teknik ini dilakukan melalui rekayasa lingkungan agar motivasi muncul dari dalam diri tanpa perasaan tertekan.  Misalnya, melalui perubahan pada situasi pekerjaan itu sendiri dengan memperluas tanggung jawab (job enlargement), atau dengan melakukan rotasi jabatan/pekerjaan

Cara lain termasuk pendekatan internalisasi adalah dengan mengembangkan suasana kerja yang bersahabat dan rasa kebersamaan, serta gaya kepemimpinan yang adaptif mempertimbangkan tingkat kematangan Peserta dan situasi tugas.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Macam-macam Teknik Pengembangan Memotivasi "

Post a Comment

Perawat adalah simbol sebagai saksi terjadinya kehidupan baru

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel